Jakarta - Bupati Bojonegoro
Suyoto berjuang keras mengubah pola pikir warga Bojonegoro. Dia membangun
"Al Fatihah Codes" untuk menaklukkan enam setan di Bojonegoro. Simak
ceritanya.
Pada
awal memerintah Bojonegoro, bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini melihat
masih ada pola pikir kurang baik warga Bojonegoro sehingga sulit diajak untuk
diajak kerja keras. Kang Yoto menyebut hal itu sebagai enam setan yang harus
dilawan.
"Enam
setan itu kan pertama takut kesulitan dan lebih suka mudah; tidak bertanggung jawab
suka menyalahkan orang lain; tiga, dia ini lebih percaya ngerasani daripada
belajar; empat, dia dengki kalau lihat orang lain sukses; kelima, mental
peminta, jadi minta-minta. Keenam, nggak mau proses, maunya instan," kata
Kang Yoto saat berbincang dengan detikcom, Selasa (5/4/2016).
Untuk
melawan enam setan itu, Kang Yoto menggunakan "Al Fatihah Codes".
Kang Yoto lantas menggelar semacam training atau sinergy building dengan
nilai-nilai Al Fatihah.
"Saya
ajak PNS, kepala sekolah, guru-guru, perangkat desa, semua pihak. Ayo dong
menertawakan diri sendiri, kenapa sih kita kok dengki," katanya.
Lalu
seperti apa sebenarnya "Al Fatihah Codes"? Kang Yoto pun
menjabarkannya:
Bismillahirrahmanirrahim
: Ambil sikap positif
Alhamdulillahi
rabbil alamin : Dia harus punya pribadi bersyukur, tidak negatif, menghilangkan
dengki
Arrahmaanirrahiim:
Menyatu dengan rahman rahim
Maaliki
yaumiddiin: Akuntabilitas, anda bertanggung jawab terhadap gagal atau tidaknya
anda sendiri
Iyyaka
nabudu waiyyaaka nastaiin : Statemen totalitas, hidup saya mengabdi kepada
orang lain
Ihdinashirratal
mustaqim : Belajar terus di jalan yang lurus
Shiratalladzina
an'amta alaihim, : Belajar dari orang yang sukses, jangan dengki
Ghairil
maghduubi alaihim waladhaalin: belajar dari orang yang gagal, mawas diri
Amin
: optimis
"Al
Fatihah Codes" itu pun disebut Kang Yoto sukses menaklukkan enam setan
yang menghantui pemikiran warga Bojonegoro. Bahkan juga sebagai bekal untuk
reformasi birokrasi.
"Jadi
intinya setiap orang harus punya keinginan berubah, kedua perubahan harus
dideklarasikan, transformasi harus dimulai diri dari sendiri. Orang harus
mengubah dari ego ke eco, maka taawud, buanglah hal negatif. Ternyata yang non
muslim mengikuti pelatihan ini pun cocok, jadi Al Fatihah bukan sebagai doktrin
tapi mekanisme self management," pungkasnya.
Sumber : Detik.com

Post a Comment